Syarat & Cara Mendapatkan Izin Mendirikan PT atau CV Terbaru 2021

Meningkatnya sektor bisnis disebabkan oleh berkembangnya pengusaha, baik dalam skala kecil maupun besar. Modal maupun produk menjadi hal yang paling krusial dalam membangun sebuah bisnis, tetapi pelaku usaha juga harus memikirkan perizinan dan legalitas dari bisnis tersebut. Paling tidak, Anda harus memahami syarat mendirikan PT dan CV yang tepat.

Lalu, Apa Perbedaan PT dan CV?

DI Indonesia terdapat beragam jenis badan usaha yang sering digunakan oleh para pengusaha. Salah satunya, berbentuk Perseroan Terbatas (PT) dan Commanditaire Vennootschap (CV). Seringkali, PT atau CV kerap menjadi pertanyaan bagi sebagian orang yang akan mendirikan badan usaha sebagai legalitas bisnisnya.

Jika Anda ingin mendirikan badan usaha, wajib mengetahui secara sekilas mengenai perbedaan antar keduanya. Pertama, PT termasuk badan usaha yang berbentuk badan hukum, sementara CV bukan usaha berbadan hukum.

Badan usaha berbentuk PT telah mendapatkan pengesahan dari Kemenkumham, sehingga nama perusahaan tidak boleh dipakai perusahaan lain. Berbeda dengan CV, tidak ada aturan khusus mengenai pencantuman nama. Nama CV bisa aja memiliki kemiripan maupun kesamaan dengan CV lainnya.

CV tidak mempunyai sistem model yang jelas, bila ingin memasukkan modal juga tidak membutuhkan nilai minimum dalam penyetorannya. Sedangkan, PT mempunyai sistem modal yang tertulis, besarnya model dasar juga berdasarkan kesepakatan pendiri perusahaan, dan setoran modal minimal 25 persen dari molal dasar perusahaan. Apabila ingin mendirikan usaha, pahami syarat mendirikan PT dan CV berikut ini.

Persyaratan Mendirikan PT atau CV Terbaru Tahun 2021

Sebelum memulai mengurus pendirian PT, ada beberapa hal yang harus dipersiapkan terlebih dahulu. Syarat mendirikan PT atau CV tidak jauh berbeda, langsung saja simak penjelasan di bawah ini.

  1. Syarat Umum

Fotokopi atau scan e-KTP dan NPWP pemegang saham, fotokopi Kartu Keluarga (KK) penanggung jawab perusahaan, fotokopi perjanjian sewa atau bukti kepemilikan tanah dan bangunan, fotokopi PBB dan bukti pembayaran 1 tahun terakhir, surat domisili dari pengelola gedung (jika berdomisili di gedung perkantoran), kantor berada di wilayah perkantoran, ruko atau plaza (bukan di area pemukiman), serta surat keterangan RT atau RW setempat (bila perusahaan berdomisili di lingkup perumahan).

  1. Syarat Khusus

Terdapat pula syarat khusus, yakni terdiri minimal 2 orang dan masing-masing mempunyai kepemilikan saham. Selain itu, direktur yang bersangkutan tidak memiliki tunggakan pajak. Lalu, dokumen identitas (KTP, KK, dan NPWP) harus aktif atau update dengan status baru.

Proses dan Cara Mendirikan PT atau CV Tahun 2021

Setelah melengkapi dokumen yang dibutuhkan, Anda bisa langsung mendaftarkan perusahaan dengan mengikuti proses dan syarat mendirikan PT di bawah ini.

  1. Pengajuan Nama Perusahaan

Sebelum membuat akta pendirian PT, Anda harus mengajukan permohonan nama perusahaan. Prosedur ini dilakukan untuk memastikan nama PT telah memenuhi syarat. Nama perusahaan didaftarkan oleh notaris melalui Sistem Administrasi Badan hukum (Sisminbakum).

Adapun dokumen yang harus dilengkapi, yakni melampirkan formulir asli dan pendirian surat kuasa, melampirkan fotokopi e-KTP pendiri dan pengurus perusahaan, dan fotokopi KK pemimpin atau pendiri PT.

Proses pengajuan nama bertujuan untuk mengecek nama PT karena tidak boleh sama sekali mirip dengan nama perusahaan orang lain. Maka perlu menyiapkan 2 – 3 pilihan nama perusahaan. Pastikan nama yang diajukan telah memenuhi syarat di atas, agar lebih mendapat persetujuan. Apabila telah disetujui, nama PT akan dimasukkan ke dalam akta pendiri.

  1. Pembuatan Akta Pendirian PT atau CV

Syarat mendirikan PT atau CV berikutnya adalah pembuatan akta pendiri yang akan dilakukan oleh notaris. Akta pendiri memuat anggaran dasar PT, kemudian anggaran dasar akan berfungsi sebagai aturan sebagaimana PT dijalankan. Terdapat pula hal-hal yang perlu diperhatikan, yakni

  • Pendiri PT atau CV minimal 2 orang.
  • Menetapkan jangka waktu berdirinya PT (selama 10 – 20 tahun atau tidak perlu dicantumkan artinya berlaku seumur hidup).
  • Maksud, tujuan, dan kegiatan usaha PT.
  • Akta notaris dengan bahasa Indonesia.
  • Setiap pendiri mengambil bagian atas saham.
  • Minimal 1 orang direktur dan 1 orang komisaris.
  • Modal awal minimal Rp. 50.000.000 dan modal penyetoran 25% dari modal dasar.
  • Pemegang saham harus WNI atau Badan Hukum yang didirikan menurut hukum Indonesia, kecuali PT dengan modal asing.
  1. Pengajuan Surat Keterangan Domisili Perusahaan (SKDP)

Surat permohonan SKDP dapat diajukan ke kantor kelurahan setempat, sesuai dengan alamat kantor PT berada. SKDP digunakan sebagai bukti keterangan atau keberadaan alamat perusahaan.

Adapun persyaratan yang harus dilengkapi, yaitu fotokopi PBB satu tahun terakhir, fotokopi perjanjian sewa atau kontrak tempat usaha untuk yang berdomisili bukan di area gedung perkantoran, fotokopi e-KTP direktur, dan fotokopi IMB bila PT tidak berada di gedung perkantoran.

  1. Mengurus NPWP

Syarat mendirikan PT dan CV selanjutnya adalah pendaftaran NPWP yang dapat diajukan kepada kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) sesuai domisili PT. Syarat yang dibutuhkan, mulai dari NPWP pribadi direktur, fotokopi e-KTP direktur, SKDP, dan akta pendirian.

  1. Mengurus Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP)

Sebagai salah satu syarat mendirikan PT, SIUP berfungsi agar perusahaan dapat menjalankan kegiatan usahanya. SIUP adalah dokumen perizinan yang melegalkan suatu perusahaan agar dapat melakukan kegiatan perdagangan.

  1. Pengajuan Tanda Daftar Perusahaan (TDP)

TDP adalah tahapan akhir dari syarat mendirikan PT 2021. Surat permohonan TDP dapat diajukan kepada Kepala Suku Dinas Perindustrian dan Perdagangan sesuai domisili perusahaan berada. Bagi perusahaan yang sudah mendaftar, maka akan diberikan sertifikat TDP sebagai bukti perusahaan telah melakukan wajib daftar sesuai peraturan pemerintah. Syarat mendirikan PT dan CV, mudah dipahami bukan?

admindekatsini
Author: admindekatsini